Kerja Bersama Setia Sepanjang Masa. Selamat Ulang Tahun Ke 46 Korpri

Selamat Ulang Tahun ke 46 Korpri

 

Registrasi nomor ponsel tidak sampai 1 menit, Ayo Segera Daftar

Cara registrasi nomor ponsel dimulai dari tanggal 31 Oktober 2017 sampai dengan 28 Februari 2018. Begini Prosedurnya :

 

KEPALA DINAS KOMINFO H.M.HAWARI BERHADIR DALAM KEG.EVALUASI Evaluasi Penyelenggaraan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Hawari (tengah) turut menghadiri kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota Kalimantan Selatan di Gedung Idham Chalid Setda Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Senin (16/10). Kegiatan evaluasi ini diikuti oleh seluruh instansi lingkup Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota Kalimantan Selatan.

KEPALA DINAS KOMINFO HADIR DALAM PERINGATAN WAFATNYA PANGERAN ANTASARI

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Hawari turut berhadir di Upacara Peringatan Ke-155 Tahun Wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari Tahun 2017 dengan tema “Lamun Kita Sudah Sepakat Membangun Banua Mari Bergerak Sebarataan” di Depan Makam Pahlawan Nasional Pangeran Antasari Banjarmasin, Rabu (11/10).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo),

H.M. Hawari saat berhadir dalam acara Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar yang diadakan oleh Satgas Saber Pungli di Hotel Novotel Banjarbaru, Selasa (19/9).

Kadis Kominfo Ucapkan Selamat

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Hawari turut mengucapkan selamat kepada Kepala Badan Pemeriksan Keuangan dan Pembangunan yang baru, Salamat Simanullang (kanan) usai acara Serah Terima Jabatan Badan Pemeriksa Keungan dan Pembangunan Perwakilan Provinsi Kalsel di Gedung Graha Abdi Persada, Banjarmasin, Selasa (25/7).

Radio Talk Bersama Kadis Kominfo Kalsel

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Hawari (kanan) bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Yusuf Effendi menjadi narasumber pada program Radio Talk di Studio Radio Smart FM Banjarmasin, Senin (31/7). Program Radio Talk ini membahas isu terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Negeri dan SMA Swasta tahun 2017 berbasis online di Provinsi Kalsel.

Menkominfo : Pemerintah Ambil Sikap Tegas Pada Platform Medsos Pembuat Masalah

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia Rudiantara mengajak Organisasi Radio Amatir Indonesia (Orari) untuk mencegah masuknya paham radikalisme terorisme ke Indonesia.

Hal ini diutarakannya pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Orari tahun 2017 di Golden Tulip Hotel Banjarmasin, Jum’at (7/7) malam.

Rudi mengatakan, isu paham radikalisme ini bukan hanya isu nasional, tetapi juga internasional, misalnya saja di Filipina yang saat ini sedang bergejolak melawan terorisme tepatnya di Kota Marawi, selatan Filipina.

Menkominfo juga meminta untuk memperkuat wilayah perbatasan atau wilayah terluar Indonesia sebagai benteng atau penangkal terdepan dalam mencegah masuknya paham radikalisme.

“Anggota Orari yang berdekatan dengan wilayah perbatasan seletan Filipina seperti di Sulawesi Utara (Sulut) bisa berperan banyak untuk mencegah masuknya paham radikalisme ke Indonesia, dengan memberikan informasi kepada masyarakat dan juga pemerintah” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Orari Pusat H. Abidin HH menyatakan kesiapannya atas permintaan Menkominfo untuk mencegah masuknya paham radikalisme di wilayah perbatasan Indonesia.

“Anggota Orari yang berada di perbatasan sudah memperhatikan hal tersebut dari jauh hari, apapun masalah yang berhadapan dengan masyarakat merupakan tugas pokok Orari sebagai perpanjangan tangan dari Pemerintah Daerah dan Pusat,“ tuturnya.

Menkominfo Minta Orari untuk Cegah Masuknya Paham Radikalisme di Perbatasan

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia Rudiantara mengajak Organisasi Radio Amatir Indonesia (Orari) untuk mencegah masuknya paham radikalisme terorisme ke Indonesia.

Hal ini diutarakannya pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Orari tahun 2017 di Golden Tulip Hotel Banjarmasin, Jum’at (7/7) malam.

Rudi mengatakan, isu paham radikalisme ini bukan hanya isu nasional, tetapi juga internasional, misalnya saja di Filipina yang saat ini sedang bergejolak melawan terorisme tepatnya di Kota Marawi, selatan Filipina.

Menkominfo juga meminta untuk memperkuat wilayah perbatasan atau wilayah terluar Indonesia sebagai benteng atau penangkal terdepan dalam mencegah masuknya paham radikalisme.

“Anggota Orari yang berdekatan dengan wilayah perbatasan seletan Filipina seperti di Sulawesi Utara (Sulut) bisa berperan banyak untuk mencegah masuknya paham radikalisme ke Indonesia, dengan memberikan informasi kepada masyarakat dan juga pemerintah” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Orari Pusat H. Abidin HH menyatakan kesiapannya atas permintaan Menkominfo untuk mencegah masuknya paham radikalisme di wilayah perbatasan Indonesia.

“Anggota Orari yang berada di perbatasan sudah memperhatikan hal tersebut dari jauh hari, apapun masalah yang berhadapan dengan masyarakat merupakan tugas pokok Orari sebagai perpanjangan tangan dari Pemerintah Daerah dan Pusat,“ tuturnya.

Bersama Jajaran Diskominfo

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel, H. M. Hawari (tengah) foto bersama dengan jajaran pegawai Diskominfo Kalsel yang turut menerima Penganugerahan Satya Lencana di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Selasa (15/8). Mc Kalsel /Fuz